Rabu, 25 Maret 2015

Perencanaan Pembangunan Indonesia



 Topik : Perkembangan Strategi & Perencanaan Pembangunan Indonesia

Kali ini saya akan membahas perencanaan pembangunan Indonesia. Perencanaan dan pembangunan merupakan dua kata yang memiliki keterkaitan satu sama lain.
  • Perencanaan adalah teknik atau cara yang terencana dan disusun secara sistematis oleh suatu badan tertentu demi tercapainnya suatu tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.
Lembaga perencanaan yang ada diindonesia yaitu :
BAPPENAS, sebagai badan perencanaan pembangunan di Indonesia, merupakan lembaga pemerintah non departemen yang berkedudukam langsung dibawah dan bertanggung jawab pada presiden. Memiliki fungsi dalam menetapkan kebijaksanaan di bidang perencanaan pembangunan nasional, serta menilai pelaksananya.
  •  Pembangunan adalah suatu perubahan ke arah kondisi yang lebih baik melalui upaya yang dilakukan secara terencana.
Jadi perencanaan pembangunan adalah suatu proses penyusunan tahapan-tahapan yang melibatkan berbagai unsur didalamnya guna pemanfaatan dan pengalokasian sumber-sumber yang ada dalam rangka meningkatkan kesejahtraan sosial.
Dalam konteks pembangunan, perencanaan pembangunan terdiri dari 4 ( empat ) tahapan yakni :
1) Penyusunan rencana;
2) Penetapan rencana;
3) Pengendalian pelaksanaan rencana; dan
4) Evaluasi pelaksanaan rencana.
Perencanaan Pembangunan Nasional tersebut menghasilkan :
a. Rencana Pembangunan Jangka Panjang
b. Rencana Pembangunan Jangka Menengah
c. Rencana Pembangunan Tahunan yang disebut juga dengan Rencana Kerja Pemerintah.   
Berikut ini saya paparkan fakta mengenai salah satu proyek pembangunan infrastruktur yaitu MRT

Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta
Proyek Mass Rapid Transit (MRT) di Jakarta adalah angkutan yang dapat mengangkut penumpang dalam jumlah besar secara cepat, proyek infrastruktur ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas yang luar biasa di ibukota negara ini. Pada saat ini, jalur Utara-Selatan dari proyek ini sedang dibangun (upacara groundbreaking telah diadakan pada Oktober 2013), sementara jalur Timur-Barat sedang dipelajari. Jalur Utara-Selatan, yang akan dibangun dalam dua fase, menghubungkan Kampung Bandan (di Jakarta Utara) dengan Lebak Bulus (di Jakarta Selatan), jalur sepanjang 23,3 kilometer. Fase pertama, didanai melalui pinjaman dari Japan Bank for International Cooperation (JBIC), yang kemudian bergabung ke dalam Japan International Cooperation Agency (JICA), diharapkan untuk mulai dibuka untuk publik pada tahun 2018.
MRT Jakarta diperkirakan menghabiskan biaya paling sedikit 1,7 miliar dollar Amerika Serikat (termasuk sistem listrik dan mekanis dan biaya dari gerbong-gerbong MRT) dan seharusnya bisa selesai sepenuhnya pada 2027. Pemilik utama dari proyek ini adalah Pemerintah Daerah Jakarta. Meskipun kira-kira sudah 40 tahun sejak konsep MRT Jakarta pertama dicetuskan, sekitar 20 tahun sejak studi kelayakan pertama dilaksanakan (di tahun 1990an pada era Suharto), dan sekitar 15 tahun sejak Jepang menawarkan bantuan untuk mendirikan MRT Jakarta (pada masa-masa awal era Reformasi ketika Indonesia berada dalam fase pemulihan dari Krisis Finansial Asia), hanya baru-baru ini proyek ini dilaksanakan. Setelah bertahun-tahun diperparah oleh kurangnya investasi infrastruktur di Jakarta, kepadatan lalu lintas telah menyebabkan kemacetan total di beberapa bagian dari Jakarta pada hari-hari kerja. Namun, ketika Joko Widodo menjadi Gubernur Jakarta di tahun 2012 (dibantu oleh Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau yang lebih dikenal sebagai Ahok), pasangan ini bersemangat untuk membawa perubahan dan mendorong realisasi dari proyek MRT Jakarta yang sudah tertunda lama.
 
         Menurut saya dengan adanya proyek pembangunan MRT ini sangat berdampak besar terhadap masyarakat apalagi di Jakarta yang terkenal dengan kemacetan. Dari kemacetan ini saja seseorang dapat menghabiskan waktu dengan percuma bahkan bahan bakarpun bisa habis percuma karena macet.  Dengan adanya MRT yang  merupakan salah satu solusi yang ditawarkan pemerintah untuk dapat mengurangi kemacetan yang terjadi di Ibukota , karena dengan adanya MRT diharapkan masyarakat dapat beralih ke transportasi masal sehingga dapat menurunkan kepadatan kendaraan. Selain itu dengan adanya MRT manfaat yang  didapat yaitu  menciptakan lapangan pekerjaan selama periode konstruksi , penurunan waktu tempuh perjalanan sehingga meningkatkan mobilitas masyarakat yang dapat berdampak pada pertumbuhan ekonomi di suatu kota.
        Namun dalam melaksanakan proyek memerlukan dana yang cukup besar untuk itu pemerintah harus memperhatikan sumber pembiayaan dari dalam maupun luar negeri. dari luar negeri mendapat bantuan dana dari JICA . Pemerintah juga harus jeli dan teliti pada tujuan dan sasaran proyek sehingga tidak terjadi penyimpangan yang sangat merugikan selain itu dukungan masyarakat juga diperlukan agar proyek ini dapat terlaksana.
jadi dengan adanya pembangunan sangat mempengaruhi terhadap pertumbuhan ekonomi apalagi pada sisi infrastruktur . Kita berharap semoga proyek dapat segera direalisasikan dan dapat dirasakan manfaatnya…

 Daftar pustaka :
http://www.indonesia-investments.com/id/proyek/proyek-publik/mass-rapid-transit-mrt-jakarta/item5198

 https://andamifardela.wordpress.com/2011/03/30/strategi-dan-perencanaan-pembangunan-indonesia-di-masa-yang-akan-datang/

Pasaribu Rowland Bismark Fernando. 2012. Bahan Ajar Perkembangan Strategi dan Perencanaan Pembangunan Ekonomi di Indonesia. FakultasEkonomi. UniversitasGunadarma, Kenari.
































Tidak ada komentar:

Posting Komentar