Topik : Perkembangan Strategi & Perencanaan Pembangunan Indonesia
Kali
ini saya akan membahas perencanaan pembangunan Indonesia. Perencanaan dan
pembangunan merupakan dua kata yang memiliki keterkaitan satu sama lain.
- Perencanaan adalah teknik atau cara yang terencana dan disusun secara sistematis oleh suatu badan tertentu demi tercapainnya suatu tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.
Lembaga
perencanaan yang ada diindonesia yaitu :
BAPPENAS, sebagai badan perencanaan pembangunan di Indonesia,
merupakan lembaga pemerintah non departemen yang berkedudukam langsung dibawah
dan bertanggung jawab pada presiden. Memiliki fungsi dalam menetapkan
kebijaksanaan di bidang perencanaan pembangunan nasional, serta menilai
pelaksananya.
- Pembangunan adalah suatu perubahan ke arah kondisi yang lebih baik melalui upaya yang dilakukan secara terencana.
Jadi perencanaan
pembangunan adalah suatu proses penyusunan tahapan-tahapan yang melibatkan
berbagai unsur didalamnya guna pemanfaatan dan pengalokasian sumber-sumber yang
ada dalam rangka meningkatkan kesejahtraan sosial.
Dalam konteks
pembangunan, perencanaan pembangunan terdiri dari 4 ( empat ) tahapan yakni :
1) Penyusunan
rencana;
2) Penetapan
rencana;
3) Pengendalian
pelaksanaan rencana; dan
4) Evaluasi
pelaksanaan rencana.
Perencanaan
Pembangunan Nasional tersebut menghasilkan :
a. Rencana
Pembangunan Jangka Panjang
b. Rencana
Pembangunan Jangka Menengah
c.
Rencana Pembangunan Tahunan yang disebut juga dengan Rencana Kerja Pemerintah.
Berikut ini saya paparkan fakta mengenai salah satu
proyek pembangunan infrastruktur yaitu MRT
Mass
Rapid Transit (MRT) Jakarta
Proyek Mass Rapid Transit (MRT) di
Jakarta adalah angkutan yang dapat mengangkut penumpang dalam jumlah besar secara
cepat, proyek
infrastruktur ini bertujuan
untuk mengurangi kepadatan lalu lintas yang luar biasa di ibukota negara ini.
Pada saat ini, jalur Utara-Selatan dari proyek ini sedang dibangun (upacara
groundbreaking telah diadakan pada Oktober 2013), sementara jalur Timur-Barat
sedang dipelajari. Jalur Utara-Selatan, yang akan dibangun dalam dua fase,
menghubungkan Kampung Bandan (di Jakarta Utara) dengan Lebak Bulus (di Jakarta
Selatan), jalur sepanjang 23,3 kilometer. Fase pertama, didanai melalui
pinjaman dari Japan Bank for International Cooperation (JBIC), yang kemudian
bergabung ke dalam Japan International Cooperation Agency (JICA), diharapkan
untuk mulai dibuka untuk publik pada tahun 2018.
MRT Jakarta diperkirakan menghabiskan
biaya paling sedikit 1,7 miliar dollar Amerika Serikat (termasuk sistem listrik
dan mekanis dan biaya dari gerbong-gerbong MRT) dan seharusnya bisa selesai
sepenuhnya pada 2027. Pemilik utama dari proyek ini adalah Pemerintah Daerah
Jakarta. Meskipun
kira-kira sudah 40 tahun sejak konsep MRT Jakarta pertama dicetuskan, sekitar
20 tahun sejak studi kelayakan pertama dilaksanakan (di tahun 1990an pada era
Suharto), dan sekitar 15 tahun sejak Jepang menawarkan bantuan untuk mendirikan
MRT Jakarta (pada masa-masa awal era Reformasi ketika Indonesia berada dalam
fase pemulihan dari Krisis Finansial Asia), hanya baru-baru ini proyek ini dilaksanakan.
Setelah bertahun-tahun diperparah oleh kurangnya investasi infrastruktur di
Jakarta, kepadatan lalu lintas telah menyebabkan kemacetan total di beberapa
bagian dari Jakarta pada hari-hari kerja. Namun, ketika Joko Widodo menjadi
Gubernur Jakarta di tahun 2012 (dibantu oleh Wakil Gubernur Basuki Tjahaja
Purnama atau yang lebih dikenal sebagai Ahok), pasangan ini bersemangat untuk
membawa perubahan dan mendorong realisasi dari proyek MRT Jakarta yang sudah
tertunda lama.
Menurut saya dengan adanya proyek pembangunan MRT ini sangat
berdampak besar terhadap masyarakat apalagi di Jakarta yang terkenal dengan
kemacetan. Dari kemacetan ini saja seseorang dapat menghabiskan waktu dengan
percuma bahkan bahan bakarpun bisa habis percuma karena macet. Dengan adanya MRT yang merupakan salah satu solusi yang ditawarkan
pemerintah untuk dapat mengurangi kemacetan yang terjadi di Ibukota , karena
dengan adanya MRT diharapkan masyarakat dapat beralih ke transportasi masal
sehingga dapat menurunkan kepadatan kendaraan. Selain itu dengan adanya MRT
manfaat yang didapat yaitu menciptakan lapangan pekerjaan selama periode
konstruksi , penurunan waktu tempuh perjalanan sehingga meningkatkan mobilitas
masyarakat yang dapat berdampak pada pertumbuhan ekonomi di suatu kota.
Namun dalam melaksanakan proyek memerlukan dana yang
cukup besar untuk itu pemerintah harus memperhatikan sumber pembiayaan dari dalam maupun luar negeri. dari luar negeri mendapat bantuan dana dari JICA . Pemerintah juga harus jeli dan
teliti pada tujuan dan sasaran proyek sehingga tidak terjadi penyimpangan yang sangat merugikan selain itu dukungan masyarakat juga diperlukan agar proyek ini dapat terlaksana.
jadi dengan adanya pembangunan sangat mempengaruhi terhadap pertumbuhan ekonomi apalagi pada sisi infrastruktur . Kita berharap semoga proyek dapat segera direalisasikan
dan dapat dirasakan manfaatnya…
Daftar pustaka :
http://www.indonesia-investments.com/id/proyek/proyek-publik/mass-rapid-transit-mrt-jakarta/item5198
https://andamifardela.wordpress.com/2011/03/30/strategi-dan-perencanaan-pembangunan-indonesia-di-masa-yang-akan-datang/
Pasaribu Rowland Bismark
Fernando. 2012. Bahan Ajar Perkembangan Strategi dan Perencanaan Pembangunan Ekonomi di Indonesia. FakultasEkonomi.
UniversitasGunadarma, Kenari.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar