Saat ini kita sedang berada di era globalisasi. Era di mana semua aspek kehidupan seperti politik, ekonomi, kebudayaan, sampai pemikiran kita sebagian besar hasil dari pertukaran pandangan dunia. sehingga globalisasi ini sangat berpengaruh besar pada kehidupan kita.
Seperti alat telekominikasi dan internet merupakan hasil dari globalisasi. Dengan ini, kita dapat terhubung dengan siapapun tanpa adanya hambatan, semua pekerjaan pun terasa lebih mudah dengan bantuan internet. Kita dapat mengakses apapun dari hal terkecil hingga hal terbesar, dari yang terlihat sampai yang tidak terlihat. Sehingga semua yang terjadi di dunia ini terasa transparan, tak ada batasan.
Globalisasi merupakan hal yang positif jika dilihat secara kasat mata. Tetapi jika ditelaah lebih jauh, tetap saja dalam hal positif ini terdapat hal negatif. Seperti yang sudha dikatakan tadi, globalisasi memepengaruhi kebudayaan dan pemikiran kita. Kebudayaan lain masuk dengan mudahnya ke negara ini. sehingga membuat kita lupa akan kebudayaan sendiri. Kita merasa bahwa kebudayaan kita ini kuno, radikal. Tetapi dengan adanya pemikiran seperti ini, ada negara lain mengklaim kebudayaan kita seperti tarian ponorogo yang diklaim Malaysia, kita geram dan melaporkan masalah ini ke PBB. Jika dilihat sebelumnya, masyarakat Indonesia yang sudah tidak melestarikan budayanya sendiri, sehingga budaya tersebut ada yang mengakui.
Jadi, dapat disimpulkan globalisasi adalah hal positif yang dapat kita terima dengan baik, tetapi kita harus memilah dan mamilih mana yang baik untuk kita ambil dan mana yang tidak.
Daftar referensi:
Pasaribu, Rowland Bismark Fernando. Bahan Ajar Perekonomian Indonesia. Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma, Kenari.
Senin, 22 Juni 2015
Kamis, 18 Juni 2015
Industri di Indonesia
Industri adalah
kegiatan ekonomi yang mengolah bahan mentah, bahan baku, barang setengah jadi
atau barang yang bermutu tinggi dalam penggunaannya. Dengan demikian industry merupakan
bagian dari proses produksi. Bahan – bahan industry diambil dan diolah secara
langsung maupun tidak lansung kemudian diolah sehingga menjadi barang yang
bernilai tinggi di masyarakat.
Industrilisasi adalah suatu proses perubahan sosial ekonomi
yang menggubah sistem pencarian masyarakat argraris menjadi masyarakat industry.
Industrilisasi juga bisa diartikan sebagai suatu keadaan dimana masyarakat
berffokus pada ekonomi yang meliuti pekerjaan yang semakin beragamm gaji dan
penghasilan yang tinggi.
Sektor industri diyakini sebaga sektor yang dapat memimpin
sektor-sektor lainnya dalam sebuah perekonomian untuk menuju kemajuan. Produk industrilisasi
selalu memiliki “dasar tukar” yang tinggi atau lebih menguntungkan serta
menciptakan nilai tambah yang lebih besar dibandingkan produk sektor lain.
Faktor pembangkit Indutri Indonesia antara lain :
1.
Struktur organisasi
2.
Ideologi
3.
Kepemimpinan
Faktor penghambat industri antara
lain :
1.
Keterbatasan teknologi, kuangnya perluasan dan
penelitian bidang teknologi menghambat ektifitas dan kemampuan produksi
2.
Kualitas sumber daya manusia
3.
Keterbatasan dana pemerintah
Ini sasaran yang bakal dicapai kementrian
Perindustrian
Kementerian
Perindustrian (Kemenperin) telah menetapkan sejumlah target di sektor industri
pada 2015. Target itu mulai dari pembangunan industri nasional, kontribusi
ekspor sektor industri dan nilai investasinya.
"Menapaki 2015
yang penuh tantangan dan masih adanya ketidakpastian ekonomi global, Kemenperin
masih memiliki pekerjaan besar untuk melaksanakan pembangunan industri
nasional," ujar Menteri Perindustrian Saleh Husin di Kantor Kementerian
Perindustrian, Jakarta Selatan, Kamis (5/2/2015).
Dia menjelaskan, ada sejumlah sasaran utama Kemenperin
terkait pembangunan industri nasional, seperti target pertumbuhan industri
pengolahan non-migas sebesar 6,1 persen-6,8 persen, jumlah tenaga kerja sektor
industri sebanyak 15,5 juta orang, kontribusi ekspor sektor industri mencapai
67,3 persen, dan nilai investasi sektor industri sebesar Rp 270 triliun pada
2015.
"Kita ingin agar investasi ini tumbuh. Kita mengajak
dengan memberikan insentif agar ada rangsangan buat calon investor buat
melakukan investasi tapi juga investasi sebaiknya dapat menyebar berbagai
wilayah untuk pengembangan kawasan industri," lanjut dia.
Untuk mencapai target-target tersebut, Kemenperin telah
menyiapkan arah kebijakan pembangunan industri nasional yang akan difokuskan pada
tiga hal.
Pertama, pengembangan perwilayahan Industri di luar Pulau
Jawa melalui fasilitasi pembangunan 14 kawasan industri, fasilitasi pembangunan
22 Sentra Industri Kecil dan Menengah, serta berkoordinasi dengan para pemangku
kepentingan.
Kedua, penumbuhan populasi industri dengan target penambahan
sebesar 9 ribu usaha industri berskala besar dan sedang yang 50 persen tumbuh
di luar Jawa, serta 20 ribu unit Industri Kecil yang dilakukan melalui
mendorong investasi untuk industri, memanfaatkan kesempatan dalam jaringan
produksi global, pembinaan industri kecil dan menengah (IKM) agar dapat
terintegrasi dengan rantai nilai industri pemegang merek di dalam negeri
Ketiga, peningkatan Daya Saing dan Produktivitas, khususnya
peningkatan nilai ekspor dan nilai tambah per tenaga kerja melalui peningkatan
efisiensi teknis, peningkatan penguasaan IPTEK atau inovasi, peningkatan
penguasaan dan pelaksanaan pengembangan produk baru oleh industri domestik.
"Dan tidak kalah penting pembangunan faktor input
seperti peningkatan kualitas SDM industri dan akses ke sumber pembiayaan yang
terjangkau, serta fasilitasi dan insentif dalam rangka peningkatan daya saing
dan produktivitas," tandasnya. (Dny/Ahm)
Sumber : Liputan6.com
Menanggapi bacaan diatas
Pemerataan industry Indonesia perlu dilakukan jangan hanya
terfokus pada suatu wilayah. peningkatan kualitas SDM juga perlu dilakukan mengingat sdm merupakan faktor terpenting dalam industri . dengan adanya penambahan industri dapat mendorong terbentukanya lapangan pekerjaan . perlu ditingkatkan juga Teknologi yang ada sebagai penunjang industri.
daftar referensi :
Liputan6.com
Pasaribu, Roland Bismark Fernando. Bahhan Ajar Perekonomian Indonesia. Fakultas Ekonomi Gunadarma, Kenari
Jumat, 12 Juni 2015
Pengaruh Perekonomian Hijau di Indonesia
Ekonomi hijau adalah rezim ekonomi yang
meningkatkan kesejahtraan manusia dan kesetaraan nasional , sekaligus
mengurangi risiko lingkunan secara signifikan . Ekonomi hijau juga berarti
perekonomian yang rendah atau tidak menghasilkan emisi karrbon dioksida dan
polisi lingkungan, hemat sumber daya alam dan berkeadilan sosial.
Indonesia negara yang kaya akan sumber daya alamnya memiliki
banyak keanekaragaman hayati. Selain itu Indonesia memiliki hutan hujan tropis
terluas di kawasan Asia kurang lebih luasnya sekitar 21juta hektar. Menurut
data UNDP, Indonesia merupakan negara terbesar ketiga pelepas karbon , dengan
lebih dari 80 persen emisi nasional. Kekayaan keanekaragaman hayati di Indonesia
terbesar kedua setelah Brasil. Betapa kayanya negara kita akan sumber daya alam
namun sayangnya zaman sekarang ini membuat masyarakat semakin sedikit yang
perduli terhadap lingkungan . lihat saja banyak sekali terjadi penebangan hutan
ssecara illegal, pengalih fungsian hutan menjadi pabrik yang merusak ekosistem
belum lagi ditambah pencemaran dari limbah pabrik tersebut. Peningkatan efek gas rumah kaca semakin tinggi bidan energy dan
transportasi sebagai penyumbang gas rumah kaca terbesar ditambah dengan pola hidup
masyarakat yang boros terhadap pemakaian energy dan suka mengeksploitasi alam .
Oleh karena itu perekonomian hijau diharapkan sebagai jalan
keluar yang dapat menjembatani pertumbuhan ekonomi tanpa merusak alam. Maka pemerintah
memegang peranan penting untuk mendorong perekonomian hijau lewat
menitikberatkan kegiatan bisnis yang ramah lingkungan. Selain itu kegiatan
bisnis yang ramah lingkungan dapat menurunkan efek gas rumah kaca dan
menurunkan rasio pemakaian bahan bakar langka. Selain itu perekonomian hijau tidak
membahayakan hidup manusia. Pemerintah perlu melakukan peningkatan kuantitas
dan kualitas informasi mengenai peluang kerja dan ketrampilan sistem pendidikan.
Adapun pekerjaan yang dikategorikan sebagai green jobs adalah : pengolahan
limbah, daur ulang sampah, pertanian orrganik dll. Manfaat dari perekonomian
hijau antara lain menurut study UNEP
menunjukkan pendapatan perkapita dunia bisa lebih tinggi hingga 16% . berinvestasi pada ekonomi rendah karbon dapat mengurani
penggunaan bahan bakar berbasis batu bara dan pengrusakan hutan. Dengan adanya
perekonomian hijau diharapkan alam kita bisa terjaga hingga generasi yang akan datang
dan perilaku kita sangat menentukan bumi ini. Save Our World .
daftar referensi :
Pasaribu, Rowland Bisamark Fernando. Bahan Ajar Perekonomian Indonesia. Fakultas Ekonomi. Universitas Gunadarma, Kenari.
alamendahh.org
Langganan:
Komentar (Atom)
-
LOKASI DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN · LOKASI PERUSAHAAN Lokasi perusahaan sangat penting untuk diperhatikan karena ...
-
Topik: Struktur Produksi, Distribusi, Pendapatan, kemiskinan Kemiskinan adalah ketidak merata an hidup dan ketidak mampuan sese...
-
Ketika telinga sudah mulai tidak nyaman pastinya kamu akan membersihkannya menggunakan Cotton Buds atau kapas, tetapi ternyata hal ini bera...