LOKASI DAN LINGKUNGAN
PERUSAHAAN
·
LOKASI
PERUSAHAAN
Lokasi perusahaan sangat penting untuk
diperhatikan karena lokasi perusahaan meruapakan tempat dimana perusahaan yang
mendirikan melaksanakan kegiatan operasionalnya. Salah memilih lokasi
perusahaan bisa menimbulkan kerugian pada perusahaan tersebut.
·
JENIS-JENIS
LOKASI PERUSAHAAN
1.
Lokasi perusahaan yang ditetapkan pemerintah
Lokasi ini sudah ditetapkan dan tidak bisa seenaknya membangun perusahaan
diluar lokasi yang ditentukan dan diharapkan pengoperasian perusahaan tidak
mengganggu masyarakat sekitarnya.
2.
Lokasi perusahaan yang mengikuti sejarah
Biasanya lokasi perusahaan yang dipilih memiliki nilai sejarah tertentu
yang bisa berdampak pada kegiatan bisnis. Misalnya : kerajinan batik di daerah Surakarta dan Yogyakarta, hal ini
disebabkan dulu seni membatik ini dimulai dari para wanita dalam Kraton di kedua
kota itu.
3.
Lokasi pendidikan yang mengikuti kondisi alam
Lokasi perusahaan yang sudah langsung tersedia di alam atau sudah
ditentukan oleh alam
Misalnya : usaha pertanian dan pertambangan
4.
Lokasi perusahaan yang mengikuti factor-faktor
ekonomi
Lokasi perusahaan banyak dipengaruhi faktor ekonomi yang
bertujuan untuk efisiensi produksi.
Misalnya : apakah perusahaan tersebut lebih baik dekat dengan bahan
baku, sumber daya alam , pasar , tenaga kerja ataupun dengan pertimbangan
minimalisasi ongkos transportasi.
·
LINGKUNGAN
PERUSAHAAN
Pada
dasarnya lingkungan perusahaan dibedakan menjadi :
1.
Lingkungan Eksternal
Lingkungan eksternal perusahaan yang berpengaruh tidak
langsung terhadap kegiatan perusaan.
Lingkungan eksternal perusahaan dapat dibedakan menjadi :
A)
Lingkungan eksternal
makro Adalah lingkungan eksternal yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan usaha. Contoh :
·
Keadaan alam :
SDA, lingkungan.
·
Politik dan hankam : kehidupan operasional perusahaan sangat terpengaruh oleh politik dan
hankam
·
Hukum
·
Perekonomian
·
Pendidikan dan
kebudayaan
·
Social dan budaya
·
Kependudukan
·
Hubungan
internasional.
B.
Lingkungan eksternal
mikroAdalah lingkungan eksternal yang pengaruh langsung terhadap kegiatan usaha.
- Pemasok / supplier : yang menunjang kelangsungan operasi perusahaan.
- Perantara, misalnya distribotur, pengecer yang berperan dalam pendistribusian hasil-hasil produksi ke konsumen.
- Teknologi : yang berkaitan dengan perkembangan proses kerja, peralatan metode, dll.
- Pasar, sebagai sasaran dari produk yang dihasilkan perusahaan.
2.
Lingkungan Internal
Adalah factor-faktor yang berada dalam kegiatan produksi dan
langsung mempengaruhi hasil produksi.
Contoh :
- Tenaga kerja
- Peralatan dan mesin
- Permodalan (pemilik, investor, pengelolaan dana)
- Bahan mentah, bahan setengah jadi, pergudangan
- System informasi dan administrasi sebagai acuan pengambilan keputusan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar