Kamis, 27 November 2014

Usaha Perseorangan

Bentuk Pemilikan Perusahaan


Pemilihhan bentuk perusahaan harus diputuskan pada saat permulaan dalam melakukan kegiatan perusahaan. Ada beberapa faktor yan perlu diperhatikan dalam memilihh bentuk perusahaan yang didirikan , antara lain:

  1. Jumlah modal yang dimiliki maupun yang diperlukan untuk memulai usaha 
  2.   Kemungkinan penambahan modal yang diperlukan
  3. Metode dan luasnya pengawasan terhadap perushaan 
  4.   Rencana pembagian laba 
  5.   Rencana penentuan tanggung jawab
  6. Besar kecilnya rresiko yang dihadapi

Beberapa bentuk perusahaan  :
·        -  Usaha peresorangan
·        -   Firma (Fa)
·        -   Perseroaan komanditer (CV)
·        -   Perseroan Terbatas (PT)
·        -   Perseroan Terbatas Negara (Persero)
·        -   Perusahaan Daerah (PD)
·        -   Perusahaan Negara Umum
·         - Perusahaan Negara Jawatan (PERJAN)
·         - Koperasi
·         - Yayasan

Masing-masingg bentuk mempunyai kebebasan dan tanggung jawab tertentu. Bentuk perusahaan yang paling banyak yang dipakai adalah Usaha Perseorangan karena paling mudah mendirikannya. Oleh karena itu  pada postingan kali ini saya akan membahas tentang Usaha Perseorangan.

Usaha Perseorangan
Usaha perseorangan ini dimiliki oleh seseorang , and ia bertanggung jawab penuh terhadap semuaa resiko dan kegiatan perusahaan. Walaupun jumlah perusahaan relatif banyak tetapi volume penjualan relatif kecil. Disamping itu tidak diperlukan ijin untuk pendiriannya. Semua urusan perusahaan menjadi satu dengan urusan pribadi dari pemilik.
Adapun kebaikan dan keburukan Usaha Perseorangan sebagai berikut :

a.       Kebaikan Usaha Perseorangan
·         Seluruh laba menjadi miliknya
Bentuk usaha perseorangan ini memungkinkan pemiliknya menerima 100% laba yang ddihasilkan perusahaan.
·         Kepuasan Pribadi
Jika usahanya berhasil , insentif yang diterrima akan lebih besar sehingga pemilik akan merasa puas.
·         Kebebasan dan fleksibilitas
Pemilik tidak perlu berkonsultasi dengan orang lain dalam mengambil keputusan. Pemilik juga dapat mengambil keputusan dengan cepat dalam kesempatan yang pendek.
·         Lebih mudah memperoleh kredit
Karena tanggung jawabnya tidak terbatas pada modal usaha tetapi juga kekayaan pribadi , maka resiko kreditnya lebih kecil.
·         Sifat Kerahasiaan
Tidak diperlukan membuat laporan keuangan atau informasi yang berhubungan dengan keuangan seshingga tidak dapat dimanfaatkan oleh pesaing.

b.      Keburukan Usaha Perseorangan
·         Tanggung jawab pemilik tidak terbatas
Kekayaan pribadi termasuk dalam jaminan terhadap seluruh utang perusahaa.
·         Sumber keuangan terbatas
Karena pemiliknya satu orang, maka usaha yang dilakukan untuk memperoleh sumber dana hanya bergantung padanya.
·         Kesulitan dalam manajemen
Semua kegiatan manajemen akan lebih sulit karena hanya dipegang oleh satu pimpinan.
·         Kelangsungan usaha kurang terjamin
Kematian pimpinan/pemilik , bangkrut atau sebab lain dapat menyebabkan usaha perseorangan berhenti.
·         Kurangnya kesempatan pada para karyawan
Karyawan yang bekerja akan tetap menduduki posisi yang sama dalam waktu relatif lama.

Rabu, 26 November 2014

Industri dan Bisnis



Industri

Perusahaan dapat berindak sebagai perantara antara sumber faktor produksi dan konsumen ; meliputi sarana , organisasi dan lembaga-lembaga yang secara langsung maupun tidak langsung berhubungan dengan produksi dan distrubusi barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan konsumen.
 Dalam arti luas , dunia usaha ini terdiri dari 3 bagian : 
1.   Tempat kerja untuk menjalankan kegiatan yang produktif seperti : pabrik, pertambangan dll.
2.   Perusahaan, yang memiliki satu tempat kerja atau lebih 
3.   Industri
Istilah industri biasanya menimbulkan gambaran dalam pikiran akan adanya pabrik-pabrik, perusahaan yang mengolah bahan mentah menjadi barang jadi dengan menggunakan alat- alat sseperti mesin-mesin dll, yang dilayani karyawan dengan kecakapan tertentu.
Pengertian Industri sering dihubungkan dengan adanya mekanisme , teknologi dan hal-hal yang datangnya dari Negara maju. Jadi sebuah Inddustri merupakan suatu kelompok perusahaan yang memproduksi barang yang sama untuk pasar yang sama pula.
Ada yang mengatakan bahwa Industri adalah suatu konsep barat, sebagai usaha untuk mengejar: keuntungan, prestasi , dan pendapatan yang besar. Usaha -  usaha ini pada akhirrnya akan membawa pertumbuhan ekonomi dan kenaikan produk nasional bruto. PNB ini merupakan nilai total dari seluruh barang dan jasa akhir yang diproduksi dalam satu tahun  di sebuah Negara tertentu.
Usaha – usaha yang menekankan pada prinsip – prinsip dasar seperti :
       1.       Efisiensi
       2.       Prestasi
       3.       Pendekatan yang rasional
       4.       Manajemen
       5.       Hubungan yang formal
       
       Bisnis
     
       Tujuan Bisnis
   Ketika seseorang atau perusahaan berbisnis, maka mereka memiliki tujuan dari bisnis
   yang hendak mereka jalankan. Tujuan dari bisnis antara lain adalah:
·         Profit (keuntungan): berbisnis untuk memperoleh laba.
·         Growth (pertumbuhan): berbisnis untuk pertumbuhan ekonomi.
·         Continuity (berkesinambungan): berbisnis dengan tujuan kontinu.
·         Stability (stabilitas): berbisnis untuk kestabilan keuangan.
·         Public service (pelayanan umum): berbisnis untuk membuka pelayanan umum (jasa).
·         Welfare (sejahtera): berbisnis untuk kesejahteraan. 
Tujuan bisnis secara umum dibagi 2, yaitu:
·                     Tujuan ekonomi: memperoleh keuntungan.
·                     Tujuan sosial: memenuhi kebutuhan dan keinginan masyarakat.

Kegiatan bisnis sangat membantu usaha – usaha pemenuhan kebutuhan mmasyarakat oleh perusahaan. Bisnis ini meliputi semua aspek kegiatan untuk menyalurkan barang-barang melalui saluran produktif dari membeli bahan mentah sampai menjual barang jadi.
Pada pokoknya , kegiatan bisnis ini meliputi :
·         Perdagangan (melalui pedagang)
·         Pengangkutan (dengan alat transportasi)
·         Penyimpanan (sampai barang terjual)
·         Pemberian informasi (dengan promosi)