Jumat, 27 Maret 2015

Perkembanan Kemiskinan di Indonesia



Topik: Struktur Produksi, Distribusi, Pendapatan, kemiskinan



Kemiskinan adalah ketidak merata an hidup dan ketidak mampuan seseorang dalam memenuhi kebutuhan dasarnya seperti  sadang, pangan, dan papan yang layak. Keadaan ini menjadi masalah ekonomi di negara kita karena salah satu faktor yang membuat kita tidak bida melakukan pembangunan yang baik di negara kita iniseseorang yang tidak mampu memenuhi kebutuhannya karena pengangguran, inflasi, dan kesenjangan sosial.


Secara umum, angka kemiskinan Indonesia sejak 1998 – 2011 terus menurun.  Penurunan tersebut tidak lepas dari upaya keras pemerintah untuk menanggulangi kemiskinan melalui berbagai program pro-rakyat. Kendati belum bisa dikatakan maksimal, akan tetapi tren penurunan menunjukan bahwa program-program penanggulangan kemiskinan yang diluncurkan pemerintah telah memberikan efek positif bagi peningkatan kemampuan masyarakat dalam mengembangkan hak-hak dasar mereka.
Gambar Penurunan angka kemiskinan di Indonesia sejak 1998 – 2010. Sumber data BPS.



Berdasarkan Worldfactbook, BPS, dan World Bank, di tingkat dunia penurunan jumlah penduduk miskin di Indonesia termasuk yang tercepat dibandingkan negara lainnya. Tercatat pada rentang 2005 – 2009 Indonesia mampu menurunkan laju rata-rata penurunan jumlah penduduk miskin per tahun sebesar 0,8%, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan pencapaian negara lain semisal Kamboja, Thailand, Cina, dan Brasil yang hanya berada di kisaran 0,1% per tahun.  Bahkan India mencatat hasil minus atau terjadi penambahan penduduk miskin.
Gambaran tentang perbandingan tingkat penurunan/pertambahan penduduk miskin per tahun di berbagai negara berkembang.

Kendati Indonesia adalah negara yang paling berhasil menurunkan angka kemiskinan, akan tetapi masih terdapat disparitas antar provinsi. Ada provinsi yang berhasil menurunkan prosentase penduduk miskinnya dengan cepat dan ada pula yang lambat. Gambar 4 berikut menggambarkan profil kemiskinan beberapa provinsi di Indonesia tahun 2011.
Selain itu, sebaran penduduk miskin juga tidak merata di seluruh wilayah kepulauan Indonesia. Penduduk miskin tersebut tinggal di wilayah perkotaan maupun perdesaan, dengan prosentase terbesar berada di wilayah perdesaan di Pulau Jawa, disusul Pulau Sumatera, baru kemudian pulau-pulau lain di Indonesia. Secara rinci, gambaran jumlah penduduk miskin di perdesaan dan perkotaan.

Profil Kemiskinan Per Provinsi Tahun 2011. Sumber data BPS.


Sebaran penduduk miskin juga tidak merata di seluruh wilayah kepulauan Indonesia seperti Gambar di bawah ini :

Jumlah Penduduk Miskin Perdesaan dan Perkotaan 2011 (dalam ribuan). Sumber data BPS.

Sumber : http://www.tnp2k.go.id/id/kebijakan-percepatan/perkembangan-tingkat-kemiskinan/

 

Menurut saya kemiskinan di indonesia harus di atasi agar kita dapat menuju pertumbuhan ekononmi yang pesat karena ini sangat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi ini. Penurunan tingkat kemiskinan di Indonesia juga tidak lepas dari upaya pemerintah yang pro rakyat. Terlihat sekarang ini banyak program yang meringankan beban masyarakat dengan ekonomi lemah di berbagai bidang contohnya : bidang kesehatan adanya kartu BPJS, kartu Indonesia Sehat, di bidang pendidikan kartu Indonesia pintar dan program UMKM untuk pemberdayaan usaha kecil. Pemerintah juga harus tegas dalam membuat kebijakan jangan membuat kebijakan yang akhirnya di slah gunakan oleh orang-orang tertentu, dan bantuan-bantuan yang tidak tepat sasaran, contoh nya raskin yang tidak tepat sasaran, bantuan BLT yang tidak bisa di nikmatin warga miskin tetapi di nikmati oleh orang yang memiliki uang, ini hanya akan membuat warga miskin semakin terpuruk
 
Jadi, pemerintah harus mengambil sikap tegas  dalam menetukan sasaran dan tujuan program yang dibuat saya yakin pemerintah ingin semua masyarakat sejahtera. Selain itu pemerintah juga harus tegas terhadap tindakan korupsi yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggungg jawab , kasian rakyat miskin yang untuk makan sehari-hari saja susah sedangkan pelaku korupsi bisa hidup dengan senang-senang. Dan yang terpenting juga diperlukan kesadaran masyarakt untuk mendukung program pemerintah menuju Indonesia yang lebih sejahtra. 

Daftar Pustaka  :
Pasaribu Rowland Bismark Fernando. 2012. Bahan Ajar Struktur produksi, distribusi, pendapatan, kemiskinan. Fakultas Ekonomi. Universitas Gunadarma, Kenari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar