Rabu, 22 April 2015

Pengangguran

Dalam kehidupan perekonomian suatu Negara tentunya pasti diwarnai dengan berbagai masalah – masalah yang ada tanpa terkecuali Indonesia. Oleh karena itu peran pemerintah sangat diperlukan untuk bisa mengatasi masalah yang ada lewat kebijakan yang diambil. Pemerintah harus berupaya agar bisa mencapai kesejahtraan rakyatnya dan bisa menciptakan kondisi yang kondusif. Pada kali ini saya akan membahas 1 dari 3 penyakit pokok ekonomi yaitu Pengangguran.

Pengangguran
Kata yang sudah tidak lazim didengar. Masalah ekonomi yang banyak dihadapi banyak Negara. Pengangguran bisa mempengaruhi tingkat pertumbuhan perekonomian suatu Negara.
Sebenarnya apa sih pengangguran itu???

Sebelum membahas pengangguran , kita lihat dulu tentang komposisi penduduk Indonesia. Penduduk usia kerja (PUK) , yakni penduduk yang memiliki usia kerja yakni antara 15 tahun sampai dengan 65 tahun. PUK dibagi menjadi Angkatan Kerja (AK) dan Bukan angkatan kerja (BAK) . AK adalah mereka yang memiliki usia kerja yang seharusnya sedang bekerja atau sedang mencari pekerjaan. BAK adalah mereka yang secara usia berada dalam kelompok usia kerja tapi karena keadaan dan kondisi tertentu membuat mereka belum bekerja , yakni pelajar , ibu rumah tangga dan mereka yang menderita cacat. AK terbagi atas kelompok bekerja dan tidak bekerja . kelompok tidak bekerja ini yang disebut pengangguran, mereka berada pada usia kerja tidak sedang menuntut ilmu , bukan ibu rumah tangga atau tidak mendertia cacat namun tidak bekerja.

Jenis-Jenis pengangguran :
1. Pengangguran Konjungtur atau cyclical unemployment adalah pengangguran yang diakibatkan oleh perubahan dalam tingkat kegiatan perekonomian. Maksudnya pada waktu kegiatan ekonomi mengalami kemunduran maka perusahaan harus mengurangi kegiatan memproduksinya misalnya jam kerja maupun tenaga kerja diberhentikan.

2. Pengangguran Struktural , pengangguran yang diakibatkan perubahan struktur dan kegiatan ekonomi sebagai akibat perkembanan ekonomi. Contohnya anak muda zaman sekarang akan lebih suka memakai baju yang siap pakai daripada memesan pada tukang jahit , hal ini membuat menurunnya permintaan dan lebih banyak menganggur daripada bekerja.
Pengangguran Normal/ friksionil, yakni pengangguran yang terjadi karena seseorang menganggur sambal menunggu pekerjaan yang lebih baik, yang memberikan fasilitas yang lebih baik.

3. Pengganguran umunya bisa terjadi karena jumlah angkatan kerja atau pencari kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan pekerjaan namun bukan hanya itu saja penganggran juga bisa terjadi karena kurang ketrampilan yang dimiliki oleh para pencari kerja. Pengangguran ini memberikan dampak yang kurang baik bagi suatu Negara . Tingkat pengangguran yang tinggi bisa menyebabkan masalah sosial dan tingginya juga tingkat kriminalitas dan kemiskinan. Selain itu bisa menyebabkan pemborosan dalam kehidupannya , seseorang harus memenuhi kebutuhannya padahal ia tidak mempunyai penghasilan.

Dampak – dampak Pengangguran
Pengangguran menyebabkan pendapatan nasional yang sebenarnya dicapai lebih rendah hal ini membuat tingkat kemakmuran masyarakat lebih rendah dari tingkat yang mungkin dicapainya.
Pengangguran menyebabkan pendapatan pajak pemerintah berkurang
Pengangguran tidak menggalakan pertumbuhan ekonomi
Penganggur meninmbulkan ketidakstabilan sosial dan politik
Pengangguran dapat menyebabkan kehilangan ketrampilan
Pengangguran dapat menyebabkan kehilangan pendapatan.

Pengangguran memberikan dampak yang buruk bagi suatu Negara. Diperkirakan pada tahun 2020 Indonesia akan kebanjiran pengangguran intelek. Sebenarnya bukan pada tahun 2020 baru ada pengangguran intelek , lihat saja saat ini juga banyak pengangguran yang memiliki ijasah S1 . kemudahan untuk mengakses pendidikan formal tidak selamanya berdampak positif jika tidak mampu diimbangi dengan ketersediaan lapangan pekerjaan. Persaingan untuk mendapat pekerjaan kedepannya akan lebih sulit karena Indonesia telah masuk era globalisasi misalnya seperti MEA dimana tenaga kerja asal Asia Tenggara bisa dengan gampang untuk bekerja di Indonesia. Oleh karena itu para pencari kerja Indonesia harus mempunyai skill yang lebih terutama penguasaan Bahasa inggris dan perlu adanya ketrampilan dan keahlian yang bisa bersaing dengan tenaga kerja asing.
Perlu adanya upaya dari pemerintah untuk mengatasi masalah pengangguran yaitu :
1. Mengendalikan pertumbuhan penduduk, pertumbuhan penduduk yang cepat memicu timbulnya pengangguran kedepannya.
2. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia lewat pendidikan dan dengan memperbanyak pusat pelatihan.
3. Melakukan pembangunan infrastruktur yang merata terutama di kawasan yang tertinggal dengan harapan dapat menyerap banyak tenaga kerja
4. Mengembangkan sektor pariwisata terutama pada wilayah yan belum terjamah potensi alamnya dengan cara melakukan promosi untuk menarik wisatawan dan investor asing.
5. Menyeleksi tenaga kerja Indonesia yang akan dikirim ke luar negeri.

Sekian informasi tentang pengangguran . Semoga dapat bermanfaat .

Daftar Pustaka :

https://rowlandpasaribu.files.wordpress.com/2013/02/06-masalah-perekonomian-indonesia.pdf




Tidak ada komentar:

Posting Komentar